Loading...
NASIONAL.INFO - Sejak akhir pekan kalu beredar kabar di media sosial soal potongan sebesar Rp. 100 rupiah untuk kampanye Ahok. Kabar tersebut disangkal keras oleh manajemen Alfamart. "Itu hoax, Program Donasi Konsumen Alfamart tidak pernah kami salurkan untuk kegiatan politik," kata Nur Rachman, General Manager Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Selaku pengelola gerai Alfamart, hari ini, Minggu (18/12/26).

Dalam pesan yang beredar itu disebutkan program itu bernama "Donasiku Bangun Negeri".
Begini bunyi pesan tersebut:
*Info Valid ..... !*
Mulai sekarang belanja di sebagian indomart atau alfamart akan dipotong Rp 100,- utk donasiku bangun negeri *(kampanye ahok)*
******
Hentikan belanja di Alfa Mart atau Indo Mart .... !
Alfamart mengakui bahwa saat ini sedang berjalan program Donasi Konsumen bertajuk Membangun untuk Negeri dengan periode 1 Oktober hingga 31 Desember 2016. Bantuan itu, menurut Nur Rachman, disalurkan untuk Bidang Pendidikan dalam bentuk paket perlengkapan sekolah (seragam, tas, alat tulis, sepatu) bagi siswa yang kurang mampu serta pembangunan fasilitas publik seperti jembatan dan MCK bekerja sama dengan Yayasan Berani Bhakti Bangsa.
Melalui program Donasi Konsumen, lanjutnya, Alfamart mengajak masyarakat luas berpartisipasi dalam berbagai aksi kemanusiaan yang bertujuan membantu masyarakat luas di berbagai sektor mulai dari pendidikan, kesehatan, serta sosial yang dihimpun selama periode tertentu.
Dalam pelaksanaannya, Alfamart bekerja sama dengan Yayasan kredibel berskala nasional dan internasional seperti PMI, UNICEF, Happy Heart Fund, Yayasan Berani Bhakti Bangsa, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia, Kick Andy Foundation, dsb.
"Kriteria pemilihan yayasan, diantaranya memiliki izin legalitas, struktur organisasi, tidak terkait SARA maupun Politik," kata Nur Rachman pada GatraNews.
Untuk setiap program sosial yang dijalankan bersama yayasan, perusahaan telah memperoleh izin penggalangan dana masyarakat dari Kementerian Sosial RI, serta berkewajiban memberikan laporan pertanggungjawaban secara periodik.
Adapun mekanisme penggalangan donasi di toko, lanjut Nur Rachman, mengedepankan prinsip sukarela. Di mana konsumen memiliki hak sepenuhnya dalam menentukan kesediaannya berdonasi melalui Alfamart.
*Sesuai Standard Operating Procedure (SOP) perusahaan, pada saat transaksi belanja, kasir akan menawarkan kesediaan konsumen untuk berpartisipasi dalam program sosial yang sedang berjalan*. *Apakah uang kembalian Bapak/Ibu sebesar Rp 100 bersedia untuk didonasikan?
Jika bersedia, maka konsumen dapat mengatakan YA atau langsung menekan tanda YES di layar dual LCD (jika komputer kasir tidak memiliki layar dual LCD, kasir akan membantu menekan tanda YES setelah menerima konfirmasi kesediaan donasi dari konsumen)*.
Setelah transaksi selesai, kasir akan memberikan struk sebagai bukti transaksi sekaligus berdonasi. Jika konsumen tidak bersedia, maka kasir akan menyelesaikan transaksi dan menyerahkan uang sesuai nilai kembalian seharusnya.
Alfamart serta yayasan telah melakukan publikasi terkait informasi penyaluran donasi, yakni melalui media cetak, elektronik, sosial media twitter dengan account @alfamart atau instagram, line, dan facebook resmi Alfamart, serta website resmi perusahaan www.alfamartku.com/berita
*Perusahaan berharap tidak ada penyebaran informasi yang tidak benar dan juga tidak berdasarkan fakta yang dapat merugikan nama baik perusahaan," ujar Nur Rachman.[gatra]

Dalam pesan yang beredar itu disebutkan program itu bernama "Donasiku Bangun Negeri".
Begini bunyi pesan tersebut:
*Info Valid ..... !*
Mulai sekarang belanja di sebagian indomart atau alfamart akan dipotong Rp 100,- utk donasiku bangun negeri *(kampanye ahok)*
******
Hentikan belanja di Alfa Mart atau Indo Mart .... !
Alfamart mengakui bahwa saat ini sedang berjalan program Donasi Konsumen bertajuk Membangun untuk Negeri dengan periode 1 Oktober hingga 31 Desember 2016. Bantuan itu, menurut Nur Rachman, disalurkan untuk Bidang Pendidikan dalam bentuk paket perlengkapan sekolah (seragam, tas, alat tulis, sepatu) bagi siswa yang kurang mampu serta pembangunan fasilitas publik seperti jembatan dan MCK bekerja sama dengan Yayasan Berani Bhakti Bangsa.
Melalui program Donasi Konsumen, lanjutnya, Alfamart mengajak masyarakat luas berpartisipasi dalam berbagai aksi kemanusiaan yang bertujuan membantu masyarakat luas di berbagai sektor mulai dari pendidikan, kesehatan, serta sosial yang dihimpun selama periode tertentu.
Dalam pelaksanaannya, Alfamart bekerja sama dengan Yayasan kredibel berskala nasional dan internasional seperti PMI, UNICEF, Happy Heart Fund, Yayasan Berani Bhakti Bangsa, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia, Kick Andy Foundation, dsb.
"Kriteria pemilihan yayasan, diantaranya memiliki izin legalitas, struktur organisasi, tidak terkait SARA maupun Politik," kata Nur Rachman pada GatraNews.
Untuk setiap program sosial yang dijalankan bersama yayasan, perusahaan telah memperoleh izin penggalangan dana masyarakat dari Kementerian Sosial RI, serta berkewajiban memberikan laporan pertanggungjawaban secara periodik.
Adapun mekanisme penggalangan donasi di toko, lanjut Nur Rachman, mengedepankan prinsip sukarela. Di mana konsumen memiliki hak sepenuhnya dalam menentukan kesediaannya berdonasi melalui Alfamart.
*Sesuai Standard Operating Procedure (SOP) perusahaan, pada saat transaksi belanja, kasir akan menawarkan kesediaan konsumen untuk berpartisipasi dalam program sosial yang sedang berjalan*. *Apakah uang kembalian Bapak/Ibu sebesar Rp 100 bersedia untuk didonasikan?
Jika bersedia, maka konsumen dapat mengatakan YA atau langsung menekan tanda YES di layar dual LCD (jika komputer kasir tidak memiliki layar dual LCD, kasir akan membantu menekan tanda YES setelah menerima konfirmasi kesediaan donasi dari konsumen)*.
Setelah transaksi selesai, kasir akan memberikan struk sebagai bukti transaksi sekaligus berdonasi. Jika konsumen tidak bersedia, maka kasir akan menyelesaikan transaksi dan menyerahkan uang sesuai nilai kembalian seharusnya.
Alfamart serta yayasan telah melakukan publikasi terkait informasi penyaluran donasi, yakni melalui media cetak, elektronik, sosial media twitter dengan account @alfamart atau instagram, line, dan facebook resmi Alfamart, serta website resmi perusahaan www.alfamartku.com/berita
*Perusahaan berharap tidak ada penyebaran informasi yang tidak benar dan juga tidak berdasarkan fakta yang dapat merugikan nama baik perusahaan," ujar Nur Rachman.[gatra]
Loading...

